Showing posts with label Experience. Show all posts
Showing posts with label Experience. Show all posts

Saturday, April 26, 2008

eBook Pegangan

Tulisan kali ini gw ingin sharing tentang ebook yang pernah gw baca dan mungkin jadi pegangan gw selama ini dalam menyelesaikan suatu permasalahan, terutama dalam pemrograman.

Hampir semuanya mengacu ke web programming dan bersifat implementatif, dikarenakan secara diri pribadi selama ini gw memfokuskan diri ke masalah web. Prospek yang menjanjikan, terutama saat bangkitnya era Web2.0 dan lahirnya teknologi WiMax, bukan suatu hal yang tidak mungkin, suatu saat nanti semua aktivitas kita (seperti office, spreadsheet, presentation,dsb. ) hanya dilakukan melalui satu jendela (program), yaitu web browser!


PHP Manual

Bahasa pemrograman web pertama yang gw pelajari adalah PHP, dan sampai sekarang gw masih cinta ama nih bahasa pemrograman. Framework PHP bertebaran dimana-mana (dan sepertinya bahasa pemrograman yang paiing banyak frameworknya adalah PHP). Jika dianalogikan maka PHP itu seperti Linux, PHP adalah kernelnya, framework-frameworknya itu adalah distro-distronya. :D

Buku PHP manual adalah kumpulan penjelasan tentang fungsi-fungsi serta library-library yang ada di PHP. Yang gw punya adalah penjelasan tentang PHP 4 dan PHP 5. Ini adalah kumpulan atau yang telah dipaketkan dari situs www.php.net dalam bentuk buku.

Buku PHP Manual ini adalah kamus besarnya PHP. Lengkap Abis. Ditulis langsung ama para developer PHP.

Karena isinya seperti kamus, jadi jangan harap akan ada penjelasan mengenai contoh kasus. Umumnya contoh penggunaan fungsi-fungsi di PHP. :)


PHP In Action - Objects, Design, Agility

Bingung ama OOP di PHP ? Bacalah buku ini.

Didasarkan pada PHP 5 buku ini sangat bagus dibaca bagi yang newbie ama OOP maupun sampai yang udah tingkat akhir advance . Penjelasan dan implementasi cukup bagus diterangkan di sini. Dan satu hal lagi kenapa gw suka ama nih buku, kata-kata dan penjelasannya lumayan kocak tapi jelas, ga monoton seperti buku-buku ilmiah umumnya, jadinya kita ga terasa jenuh juga membacanya.

Sekali lagi, bagus untuk kamu yang kebingungan ama OOP di PHP. Ingat : walaupun sintax dan prosedur PHP mirip ama C, tapi jangan harap OOP-nya sama seperti C++ , banyak metode seperti overriding dan overloading, proses perlakuannya berbeda dari C++. Sebab secara default sendiri metode tersebut tidak didukung oleh PHP. Jadi bagaimana caranya? Baca PHP In Action. Solusinya ada di sana ... * promosi *


Agile Web Development With Rails

Salah satu bahasa pemrograman yang gw elus-elus adalah Ruby. Bukan karena bahasa ini sekarang lagi hot-hotnya dan populer. Tapi karena keunikannya. Nulis program kayak kita ngomong biasa aja, jadi programming language di Ruby yah.. dasarnya dari human language. Seperti kita ingin mencetak angka sebanyak 3 kali, kalo di C, biasanya seperti ini :

for (i = 0 ; i < 3 ; i++) {
print("Hello Freddy Ganteng ") ;
}

Di Ruby :

3.times { print "Hi Freddy Ganteng " }

atau

3.times do
print "Hi Freddy Ganteng "
end

Hayoo , mana yang lebih gampang diingat ? * Sorry, bukan maksud membanding-bandingkan, gw juga dasar pemrogramannya dari C kok. Peace ! ^0^) *

Keunikan lain adalah karena Ruby bersifat scripting language dan dynamic programming , sama halnya seperti PHP. Apa itu scripting language ? Apa lagi tuh dynamic language ? Just Google It ! hehe2x ... Insya Allah artikel berikutnya gw akan membahas tentang Scripting Language vs Compiler Language dan menyusul berikutnya Dynamic Programming vs Static Programming .

Nah, karena gw malas mempelajari Ruby dari fundamental lagi, mendingan gw langsung belajar ke framework teranyar Ruby, yaitu Rails (sering disebur RoR - Ruby on Rails) . Di buku Agile Web Development With Rails, cukup lengkap membahas tentang RoR, kalo boleh dibilang buku ini kitab sucinya programmer Ruby (RoR). Sebab selama gw ngikutin milis Ruby, pasti selalu dialihkan kepada penanya untuk membaca buku Agile Web Development With Rails. Di komunitas Ruby luar negeri juga banyak yang menyarankan jika ingin belajar tentang RoR maka buku Agile Web Development With Rails adalah salah satu dari yang utama untuk dipelajari.

Sekali lagi isinya lumayan lengkap, terstruktur, contoh dan studi kasusnya ada berikut pembahasannya, dan satu yang penting enak dibaca, walau ga sekocak PHP In Action tapi apa yang dijelaskan di sana cukup mudah untuk dipahami.

JIka ingin buku Ruby yang seperti PHP Manual (ibarat kamus besarnya Ruby), maka buku Agile Web Development With Rails bukanlah jawabannya. Buku Ruby yang seperti itu adalah Ruby Cookbook.


Don't Make Me Think - A Common Sense Approach to Web Usability

I Love This Book. Satu kata : Amazing !

Buku ini bukan membahas tentang bahasa hewan, pemrograman atau bahasa-bahasa lainnya. Buku ini membahas bagaimana menyajikan suatu desain yang baik untuk pengguna. Istilahnya dalam mata kuliah yang gw ambil sekarang , Interaksi Manusia dan Komputer. Dan juga bukan membahas tentang photoshop!

Bagaimana menyajikan suatu halaman yang menarik dan tidak membingungkan pengguna, bagaimana menyajikan suatu halaman web yang terstruktur dan pengguna langsung mengerti menu (komponen) yang kita hadirkan di web tersebut, bagaimana dan bagaimana pengguna merasa puas dengan apa yang disajikan untuk mereka.

Buku ini lebih menekankan ke arah usability walaupun banyak juga ditekankan ke arah user experience-nya.


Yang gw senangi ama buku ini adalah banyaknya contoh kasus berikut pembahasan dan penjelasannya. Si penulis membahas sesuatu situs, dan merasa ada yang salah dari segi usabality (ataupun user experience-nya) trus dibuat versi penulis sendiri bahwa beginilah seharusnya web itu. Keren euy ...


Dan Lain-lain ...

Sebenarnya masih banyak buku lain yang ingin gw bahas, tapi udah kecapean . Jadi cukup sampai di sini. ^0^)

Bagi yang ingin belajar PHP atau Ruby, ikut aja komunitasnya baik milis ataupun forum.

Milis PHP-Indonesia : http://tech.groups.yahoo.com/group/phpug/

Milis Ruby-Indonesia : http://tech.groups.yahoo.com/group/id-ruby/

Jangan ragu untuk bertanya, sebab ilmu biasanya datang dari masalah, masalah umumnya penuh dengan iringan pertanyaan. (nyambung ga ya ... !@#$%^* ...)

Read more...

Tuesday, April 8, 2008

My Curious is My Research

Rasa penasaran yang tinggi sering kali menimbulkan hal yang baru bagi kita. Sesuatu yang bikin kita semakin ada taste-nya gitu (^0^) dan ga ngebosanin ama nih hidup yang sempoyongan gitu terus. Rasa penasaran juga menjadi dasar informasi dan pengetahuan yang tumbuh jernih di otak yang unlimited space memory , tapi tidak terstruktur. Dan rasa penasaran membuat pola tingkah kita menjadi bermakna (setidaknya untuk diri gw sendiri pastinya!).

Ok, ni data hasil "kepenasaran" gw :

Membuat Website

Dari tingkat #1, rasa penasaran gw sangat tinggi pada hal ini. Anggapan gw dulu bikin web sama aja kayak bikin email di yahoo atau akun di FS. Ternyata.. tidak sama saudara-saudara ...

Hal ini baru gw tahu waktu mau naik ke tingkat #2, ternyata oh ternyata bikin web itu ternyata cukup beribet, untuk dasar harus belajar HTML dan CSS, JavaScript sebagai nilai plus. Untuk menampilkan web yang dinamis maka perlu belajar lagi PHP + MySQL . Pusing ...

Untungnya saat itu gw termasuk mahasiswa yang lumayan ga ada kerjaan lain selain kuliah, jadi waktu yang gw miliki untuk belajar tentang ini cukup banyak. Web pertama gw waktu itu adalah yuswanto.bravehost.com yang pure static (sekarang udah ga ada lagi). Kemudian dilanjutin ama www.onepiece.43i.net yang udah ke arah dinamic (udah g ada juga!) + www.blog-ozawa.co.nr yang dengan sengaja udah gw tarik dari peredaran (kerjaan yang benar-benar iseng).
  • Naik satu tingkat belajar tentang CMS Mambo, gimana cara bikin template, modul, dan componentnya.
  • Naik satu tingkat belajar OOP + Framework.
  • Naik satu tingkat belajar Ajax + konsep Web2.0.
  • Lagi berusaha advance ke CMS Drupal, susah euy...
  • Niatnya mo expert di dunia web. Amin.

Belajar Linux

Pengennya tampil beda ama yang lain. Ga tahunya ketagihan. Gw udah bikin profil gw tentang linux di link berikut.

Mengunduh Tanpa Batas di Kampus

DI kampus, unduhan dibatasi max. 20 MB, kalo ga salah juga antara pukul 16.30 - 00.00 cuma ampe 50 MB -- tapi ga tahu masih berlaku atau ga.

Nah, bagi gw yang hoby mengunduh ini itu, yang rata-rata gedenya di atas 50MB, pastilah aturan tersebut ngeselin banget bagi gw. Prinsip ngenet : Ga ada taste ngenet tanpa mengunduh.

Gw paling demen mengunduh ebook, software, PV, dan PB. Yang setelah gw telaah ternyata rata-rata gedenya lebih dari 20MB (dan ada yang sampai 200MB). Sebagai contoh :
  • ebook Don't Make Me Think - Steven Krug (My eBook Favorite), gedenya lebih dari 50MB (dan itu scan murni__ gw kira kayaknya dijeprat-jeprat pakai kamdig,masalahnya ada kelihatan jempol orang!), walaupun ada yang versi yang 16MB, tapi resolusinya kecil (scan_atau jeprat-jepret juga).
  • Software Netbeans (> 150MB), XAMPP for Linux (> 50 MB), atawa IBM Lotus Symphony (> 200 MB) !
  • PV atau PB , rata-rata 50 MB.
  • Dsb...

Gimana bisa ngenet dengan khusyuk, kalau aturannya seperti itu.

Sebenarnya ga akan masalah kalo ga negenet di kampus (ya iyalah...). Untuk sekedar unduh yang gede-gede, gw bisa aja numpang ngenet di DKP yang bandwith-nya ruarrrrr biasa gede, tapi mosok harus bolak-balik Jakarta-Bogor! Kalo di warnet, bayangin aja, 512 kbps dibagi beberapa komputer (> 10) , plisss dech ... mosok harus senam yoga gw nunggu unduhan finish ..., kalo di kantor tempat gw kerja sama aja ... fakir bandwidth ... Kampus solusinya .. 10 mbps!!

Nah rasa penasaran akhirnya timbul. Belajar.. belajar ... dan belajar pastinya..

Ternyata ada tekhnik untuk mengunduh tanpa batas di kampus, secara teknis pastinya ada. Tapi cara yang gw pakai untuk bisa nembus ke sono adalah cara ala Kevin Mitnick. Yaitu melalui pendekatan ke manusianya langsung (alias admin). Wakakaka ..., (sorry ga bisa bocorin karena udah janji ... )

Konsepnya sederhana, dengan SSH tapi dengan catatan tidak memaksa server bekerja terus-menerus atau menghabiskan bandwith, ntar server down! Unduhan di taro di server lokal, kemudian melalui SFTP unduhan diambil (di kampus FTP diblock, dan gw masih penasaran gimana cara bukanya..).

Cara ini juga bisa digunakan mengunduh dimana aja tanpa harus di kampus, asal ada akses internet. Lho ? Sebagai gambaran umum, kita ngunduh di warnet tapi bandwithnya bukan dari warnet, tapi dari kampus.

Hal ini ga berlaku di kampus BS, udah beberapa kali nyoba dan gagal! Pernah nanya ke salah satu mahasiswa di sana, dan jawabannya ??? ngaco!

Btw, gw pernah diremote ama root server kampus, yang notabene adalah dosen gw !!! * Tenang Pak, yang gw unduh untuk belajar juga kok ! *

Btw on the way naik busaway juga, gw dulu juga pernah minta akun SSH di DKP tapi ditolak mentah-mentah ... * kacian dech * . Ga berani (ato ga bisa) nge-hack, masalahnya teknisi IT-nya cukup up to date ngawasin server. Saat ini cuma dapat akun FTP doank ...

Bisnis

Tiap-tiap manusia pasti ingin jadi orang sukses, begitu juga dengan gw. Menjadi enterpreneur handal adalah impian. Sebenarnya ini belum ada hasil, karena gw masih ngidap kanker (kantong kering)! Tapi dari telaah pustaka baik tersirat maupun tersurat yang gw telusuri, pegangan penting yang harus kita bawa dalam berbisnis adalah "Risk Management Control" . Ada alasan mengapa kita berani, mengapa kita merasa mampu, dsb. itu semua berawal kita telah mengatur "Risk Management" sebelumnya. Mampu mengatur "Risk Management" berbisnis berarti kita mampu mengatur diri kita sendiri. Sampai sekarang hal ini masih gw pelajari... baik dari tersirat maupun tersurat ... * Yang jelas gw ga akan ikut-ikutan MLM , plis dech ... * Saat ini, ama beberapa teman lagi buka usaha.. doain lancar ya ... Amin.

Dan lain sebagainya (sebenarnya cuma sampai di sini sich). ^0^)/

Beberapa hal yang masih "mempenasarani" gw :
  1. Manajemen Aplikasi Video Streaming, status : udah ketemu sich, tapi explore ke dalam-dalamnya yang belum.
  2. Manajemen Galerry, status : secara tekhnis udah, tapi yang menjadi fokus adalah dibidang usabilityuser experience-nya. dan
  3. PHP Flash, status : sebatas penasaran !
  4. Mengapa di kampusku ga bisa FTP ??? , status : lagi nyari celah !
  5. FreeBSD , status : belum ketemu komputer yang cocok untuk dioprek ! Rencana pengen beli komputer lagi yang khusus untuk dioprek doank, tapi sayang ... budget berkata lain ... :(
  6. CentOS , status : sama kayak FreeBSD !
  7. Software Engineering Project, status : masih belajar. Biasanya berupa bentuk sharing ama teman-teman tentang project yang pernah mereka tangani masing-masing, tekhnik yang dipakai apa (waterfall atau iteraktif?), version control, kendala, masalah ureq (user requiretment-nya), solusi + pembahasan dikit tentang CMM dan CMMI.
  8. Search Engine, status : sebatas penasaran ! Udah dari SMA penasaran abis ama sistematika kerjanya Mbah Google, tapi hasil yang didapat selalu aja ... bingung !
  9. Pengen nonton konser Momosu ... (^0^)/ , status : lagi ngumpul doku biar bisa ke Jepang. Doain ya ...
Kesimpulan : Penasaran ama pelajaran di kuliah ... ???
Read more...

Thursday, April 3, 2008

Lagu Inspiratif-Q

My Way

And now, the end is near;
And so I face the final curtain.
My friend, Ill say it clear,
Ill state my case, of which Im certain.

Ive lived a life thats full.
Ive traveled each and evry highway;
And more, much more than this,
I did it my way.

Regrets, Ive had a few;
But then again, too few to mention.
I did what I had to do
And saw it through without exemption.

I planned each charted course;
Each careful step along the byway,
But more, much more than this,
I did it my way.

Yes, there were times, Im sure you knew
When I bit off more than I could chew.
But through it all, when there was doubt,
I ate it up and spit it out.
I faced it all and I stood tall;
And did it my way.

Ive loved, Ive laughed and cried.
Ive had my fill; my share of losing.
And now, as tears subside,
I find it all so amusing.

To think I did all that;
And may I say - not in a shy way,
No, oh no not me,
I did it my way.

For what is a man, what has he got?
If not himself, then he has naught.
To say the things he truly feels;
And not the words of one who kneels.
The record shows I took the blows -
And did it my way!


Read more...

Friday, February 22, 2008

Review (Singkat) FIlm

CJ7

Dibintangi aktor kawakan Stephen Chow. Tidak seperti film-film dia sebelumnya yang sarat dengan nuansa comedy action , film ini lebih ke arah drama keluarga. Nuansa dramanya kental, walaupun ada dibumbui dengan komedi serta aksi-aksi super yang identik banget ama film Stephen Chow.

Untuk ceritanya gimana dan gimana, mendingan nonton sendiri (^-^)

Kesan : Belum cukup bikin gw bersikap melankolis!

Rating : * * *

Alien vs Predator

Toing dah sapa yang main, yang jelas ada alien-nya, ada predatornya (ya.. iyalah...) . Melanjutkan cerita pertama, dimana alien disini merupakan perwujudan dari alien dan predator yang disebut Predalien. Akibat gini dan gitu , sehingga begini dan begitu ... hingga akhirnya nonton sendiri aja!

Intinya, gw ga suka cara endingnya. Langsung tembak rudal, habis! Ga ada yang lebih diplomatis gitu! ;p

Btw, predator gayanya keren, macho, dan jantan, tapi sayang tampangnya jelek! :D

Kesan : Masih kerenan film sebelumnya, Predator dan Alien vs Predator

Rating : * *

Ayat-ayat Cinta

Sebenarnya rilis 28 Februari ini, tapi entah gimana caranya teman gw bisa nemuin ni film sebelum rilis.

Jujur, gw belum baca novelnya (dan kayaknya ga akan!). Jadi kalo mo dibandingkan ama novelnya gimana, yah... gw ga bisa jawab.

Intinya, ceritanya bagus, mendidik, berwawasan, agamisnya kental banget, dan cukup mengeluarkan sikap melankolis gw sebagai pejantan tangguh (walaupun sedikit.. ). Dan satu lagi, jadi pengen nonton lagi tanggal 28 Feb ntar di bioskop, ada yang mau?

Jarang-jarang lho ada film Indonesia yang nuansa "mendidik"nya ADA gitu, paling-paling film-film besutan Dedy Mizwar yang sarat dengan gituan. So, ga akan nyesal tonton nih film. Dan sedikit pengarahan, jangan banding-bandingin dech nih film ama novelnya. GA AKAN SAMA ! Dan ga akan ada juntrungannya juga!

Kesan : MANTAP!

Rating : * * * *

Read more...

Film dan Serial TV

Jujur, gw ga terlalu respect dengan film ataupun sinetron karya anak bangsa. Alasan? Karena ga ada gregatnya gitu, hal atau hikmah, atau goal-nya itu ga sampai ke tempat penonton. Dan temanya monoton, pastinya. Saat lagi trend film horor, semua production house rame bikin film horor, saat lagi trend film bertema cinta, ayo rame-rame bikin! Dan gw yakin, cerita yang ia bikin, datangnya dari ilham sekejap, bukan dari proses explorasi yang dalam. Jadinya kadang-kadang ngaco! Apalagi sinteron, kick ass aja dech ! Read more...

Tuesday, February 12, 2008

DVD Bajakan Undercover

Dapat ilham waktu baca berita di liputan6.com tentang Adegan Porno Terselip dalam DVD Power Rangers , ga hanya di Solo aja kok, Bogor ada juga yang kayak gituan. Dan gw salah satu korbannya!

Berawal waktu mo beli DVD bajakan Lord Of Sword (Japanis poenya) di Bara, seperti biasa sebelum beli, tes dulu jalan atau ga di tempat tuh jua. Eh.. si penjual ogah -ogah gitu muterin, alasannya "Nih, udah bagus mas kok, yakin dech, kalo macet, balikin aja lagi!".

Yo wes, gw terima , bayar .. pergi .. balik ke kosan.

Malamnya gw puter dech DVD, dan .... !#@!**@

Bingung mo ngomong apa, mo ngucap alhamdullilah .. dosa , mo ngucap astagfirullah .. ntar disangkain munafik.

BINGUNG!!!!

Tahu gini, mending pinjam di rental film aja ..

Read more...

Friday, February 1, 2008

Seputar Minggu-minggu Ini ... (updated)

Minggu :

  • Menikmati hidup ala pengangguran -> tidur-tiduran, mainin komputer, baca komik, baca novel, bersih-bersih kamar, nyuci , dan ... STD !


Senin :

  • Ada kegiatan mendadak. Bikin brosur Seminar JENI untuk dikasihin ke guru-guru pada acara Open House IPB . Segala macam "ceplak-ceplok" ama Wikhdal dan Andi akhirnya selesai juga untuk selanjutnya dikasihin ke dosen panitia POSS.
Read more...

Thursday, December 27, 2007

Liburan ooh .. Liburan-Q

Dari minggu kemarin hingga lusa kemarin, adalah masa-masanya libur. Yah lebih tepatnya cuti bersama para PNS, dan karena dosen juga PNS jadinya mahasiswa juga ketularan "hibah PNS" .

Rabu, sebelum Idul Adha (versi pemerintah), gw mulai ngepak barang ... siap-siap untuk berangkat ke Tangerang untuk ber-daging-ria bareng dengan saudara . Berangkat sekitar jam 1 dari terminal Baranangsiang bareng saudara sepupu, Rully. Read more...

Sunday, December 23, 2007

SMP ooh SMP ++

Bagi gw persaingan iu perlu, malah penting. Terlepas dari kotor atau bersihnya, persaingan itu mampu memacu semangat dan menjelaskan tujuan hidup itu bagaimana.

Gw mulai ngerasain pentingnya persaingan itu waktu kelas 1 SMP. Yah.. karena waktu itu gw masih polos, imut, dan tampan (sampai sekarang), persaingan gw waktu itu dalam hal belajar. Berusaha memacu sampai peringkat pertama.


Gw milih sendiri siapa saingan gw, yang mungkin saja dia ga tahu kalo dia gw anggap saingan. Dan tentu saja persaingannya hanya sebatas dalam belajar saja, untuk hal lainnya still my friend.

Waktu itu gw pilih Puty, teman sepermainan gw dari TK ampe sekarang (karena tetanggaan) . Anaknya pintar banget, waktu SD dia peringkat pertama terus, dan dia contoh tipikal perempuan pekerja keras.


Waktu SD, gw susah banget dapat rangking di kelas, mungkin karena gw sering masuk BP kali ato emang malas ... dan harapan gw di SMP harus dapat rangking minimal di kelas. Ga ada lagi istilah masuk BP-BP-an , karena guru BP itu sendiri adalah tante gw. (^0^)


Pada caturwulan pertama (kelas 1), dengan semangat dan doa (nyeleyeh..) gw dapat peringkat 4 kelas. Peringakat pertama masih tetap Puty. Walaupun sebenarnya waktu itu gw pesimis dapat peringkat kelas, ini disebabkan gw bikin masalah dengan guru muatan lokal yang imbas-imbasnya nilai muatan lokal gw tertulis di rapor adalah “4” alias nilai merah !


Caturwulan kedua, guru muatan lokalnya ganti, gw semangat lagi belajar, dan akhirnya dari “4” nilai muatan lokal gw naik drastis menjadi “9”. Dan rangking gw naik satu peringkat. Dan caturwulan berikutnya gw mampu masuk peringkat pertama kelas.


Nah kelas 2, gw ama Puty ga sekelas. Merasa saingan udah nyerah, akhirnya gw mulai agak malas-malasan. Celakanya, waktu penerimaan rapor, diumumkan peringkat umum pertama kelas 2 adalah gw. Dengan jumlah nilai 108 alias rata-rata 9 . Wowww, pintar banget gw!


Heran? Tentu saja heran. Wong waktu ujian agama aja yang semua soalnya minta tulis ayat ini ayat itu gw ga jawab __ semuanya , nah ini.. rata-rata 9 , datang dari mana?


Semua teman dan guru yang ngelihat gw , senyum-senyum, seakan-akan ingin mengeluarkan ekspresi “Wah.. wah ... pintar banget nih anak ...“ .


Setelah rapor diterima, gw ngelihat , dan ...

Waduuhhh ! Wali kelas salah menghitung, seharusnya nilai gw tuh 98, bukan 108 !


Teman-teman pada nyerbu, ingin melihat rapor gw yang mungkin dianggapnya sesuatu yang “wah”. Tapi dengan sikap yang polos, imut, dan tampan (sampai sekarang), menolaknya : ”Ah.. jangan ah, ga enak nih, malu !” .

Dan kesalahan perhitungan nilai oleh wali kelas tersebut tidak pernah gw ceritakan pada siapapun. Hingga gw lulus SMP. Biarkanlah orang mengingat bahwa ada anak pintar yang pernah menduduki juara umum kelas 2 caturwulan 1 dengan jumlah nilai 108 ! ^-^)


Caturwulan berikutnya , seperi yang telah diprediksi sebelumnya , gw ga pernah masuk peringkat umum !


Read more...

Sunday, June 24, 2007

Aku Dan Budaya Baca

Catatan Kecil :
Cerita ini terilhami saat gw nonton “Padamu Negeri” di Metro Tv, yang waktu itu membahas tentang budidaya membaca generasi saat ini.




Gw "lumayan" demen baca. Dari kecil udah hobi baca. Mo komik, novel, majalah, koran, buku masak, buku hamil, dan aneh lainnya gw embat untuk dibaca. Eh.. tunggu dulu, ada yang lupa..??? Oh ya buku pelajaran.. Ya yah yah.. lumayan sich.. apalagi pas ujian. Oooh.. pasti ketemu truz dan bersenggama ama tuh buku. :) :)

Waktu kecil gw koleksi majalah Bobo. Masih ingatkan? Wajib bin Laden musti ingat tuh majalah. Sumber inspirasi gw untuk rajin membaca.

Dan waktu SD juga gw paling demen ke perpustakaan umum, buku yang sering dipinjam adalah buku-buku karya Arswendo Atmowiloto. Selain mempunyai pesan moral yang tinggi (masa itu gw ngerti ga ya??) juga KOCAK ABIS!!! Waktu SMA mulai gw koleksi buku-buku karya dia, tapi semakin banyak yang gw koleksi semakin banyak yang pinjam. Dan semaikn banyak yang pinjam semakin banyak yang ga ngembaliin. Perbandingannya ~ : 0 (baca : dari tak hingga jumlah buku satupun ga ada yang ngembaliin lagi).. BETE!!!

Waktu SMP gw demen baca komik. Favorit gw waktu itu Doraemon. Saking demennya ama itu makhluk hingga teman-teman di sekolah sering manggil gw dengan sebutan "Doraemon". Merasa diledekin? Ah ga tuh.. Malah senang.. Keren lagi bung! Seandainya aku punya kantong ajaib

Waktu kelas 2 SMP guru Bahasa Indonesia sering ngomongin ceritain tentang karya sastra Indonesia yang terkenal, kayak Layar Terkembang karya Sutan Takdir Alisjahbana, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dan Di Bawah Lindungan Ka'bah karya HAMKA, Robohnya Surau Kami karya AA Navis, dan lain sebagainya. Penasaran, gw searching di perpustakaan sekolah, dapat, baca, dan.... woiiii, KEREN ABISS MAN!! Ah, kalo lu beneran ngakunya orang Indonesia musti baca tuh buku, nyesel dech kalo ga baca. Rugi abizzz...

Oh ya, ngomong-ngomong tentang perpustakaan sekolah (SMP), gw paling demen ke sono. Dengan alasan waktu istirahat ga mau jajan diluar (pekir = pelit + kikir), gw mutusin untuk habisin waktu istirahat di perpus. Dan kalau pengen tahu, perpus SMP gw tuh yang paling bagusssssssssssssssssssssssssss bangeeeeeeeeeeeet dari semua sekolah (mo SD, SMP, SMA) di daerah. Lengkap dan sayangnya... SELALU RAME!!! Rata-rata banyak yang rela-relain baca sambil berdiril. Edan kan? Ya iyalah, sekolah gw gitu lho..

Tapi eiiit, jangan kirain yang masuk sono yang kutu-kutu buku semua. Ada emang ada, tapi kebanyakan "bajingan-bajingan sekolah" (termasuk gw) sering banget ke sono. Biasanya mereka tuh baca koran ato ensiklopedia. So animo masyarakat sekolah untuk baca lumayan tinggi. Apalagi pas jaman-jamannya Habibie jadi presiden, busyeeeeeeet... banyak buku-buku baru yang datang ke sekolah coy. Keren-keren lagi, tambah rame yang ke perpus.

Beda banget waktu SMA, sepi.., dan begonya lagi buku-buku bagus malah diletakin di lemari-lemari terkunci. (Cuma untuk dikoleksi, bukan untuk dibaca). CABE DECH..!!

Waktu SMA, banyak perubahan terjadi.. perpustakaan umum pindah (lebih dekat tapi sering tutupnya, jadinya kalo mo pergi ke sana tuh ibarat ngelempar koin. Yang muncul cuma dua pilihan : Buka atau Tutup? Sekali lagi : CABE DECH!!!) dan perpustakaan di SMA ga mendukung lagi. MALAS banget jadinya..

Awalnya baca-baca komik (Doraemon, Conan, Kindaichi, Shanaou Yoshitsune, Soccer, Offside, dan antah berantah lainnya __ Komik Naruto, One Piece , dan Shaman King jaman SMA belum ada di daerah gw __ maklum coy.. wong deso!!). Datang kakak tersayang merekomendasiin buku Chicken Soup For Teenage Soul. Wuuuuisssssss, gw banget-banget!!! Saran : Bermasalah dengan masa-masa keremajaan, baca tuh buku!!.

Gw ga akan ceritain isi-isi dari buku yang pernah gw baca, bingung mo mulai dari mana..

Jaman SMA juga, teman-teman sering ngoleksi buku-buku karya Kahlil Gibran (kakak tersayang gw juga).. Sekali lagi : PENASARAN. Baca (The Prophet, The Broken Wings, dan Letters Love (Biografi Kahlil Gibran dengan Maria – kalo ga salah namanya), dan aaaaaaaaaaaaah.... pusing… Romantis emang romantis (Ohhh Selma-ku…) tapi kayaknya ga cocok dengan kepribadian gw yang ceplas-ceplos. Ya udah, kesimpulannya : “Bukan Buku Favorit”

Ngomongin soal romantis gw lebih suka baca puisi-puisi karya Chairil Anwar, kayak Sajak Putih dan Senja Di Pelabuhan Kecil. Ohhhh.. minak jinggo!

Apalagi ya… Oh iya, buku-buku karya pemuda saat ini. Ga terlalu ingat banget sapa namanya. Entah mengapa (menurut gw ya) kayaknya ga ada bobot dan bebetnya gitu. Masih kalah dengan karya-karya sastra jaman dulu, padahal mereka (penulis muda-red) punya referensi dari jaman dulu tinggal dipoles dan dikembangin, pasti dech lebih bagus. Ibarat sistem operasi komputer (contoh Fedora 7 pasti lebih bagus dari Fedora 5, dan masih tetap bagus Mandriva Free 2007 ___ woooooi narsis!!!). Atau kayak Windows 95, Bill Gate cs terus update dan upgrade tuh OS sampai ke Windows XP, dan perubahan besar yang signifikan terus terjadi sampai ke Windows Vista (Gw yakin walaw masih satu perusahaan bukan si Bill Gate cs yang bikin, pasti anak-anak muda yang lebih kreatif yang bekerja di perusahaan tsb.). Ahh.. kejauhan banget perbandingannya.. ? ?

Padahal sekarang jaman reformasi seharusnya bisa lebih berexplore lagi. Tapi apa karena terlalu berlebihan ya explorasinya.. TANYA KENAPA???

Kalo boleh jujur nih, rata-rata mereka (penulis muda-red) lebih hanya mengandalkan apa yang disebut dengan bakat tanpa mengandalkan teknik. Gimana menyusun dan merangkai kata lebih diutamakan tanpa memperhatikan apa yang disebut dengan isi. Dan ini yang penting alur ceritanya rata-rata standar. Prinsip cerita fiksi yang bagus itu adalah :ending boleh gampang ditebak tapi gimana proses melewati ending.... no no .. you can’t guess it. Coba baca buku Siti Nurbaya karya Marah Rusli, endingnya hampir sama dengan Romeo and Juliet karya William Shakespeare, tapi alurnya menjadi pembeda dari dua karya sastra besar tersebut.

Tapi tetap ada karya yang bagus dari penulis jaman sekarang, kayak Supernova karya Dewi Lestari dan Ayat-ayat Cinta karya … Habiburrahman El-Shirazy.

Ahh capek dech….
Bingung gw, seharusnya gw membahas tentang prinsip budidaya baca gw, malah mengkritik penulis jaman ini. Jauh banget…

Jaman kuliah, waktu pertama kali masuk hal pertama yang gw incar adalah perpustakaan (dengar-dengarnya perpustakaan kampus gw tuh nomor 2 paling gede di Indonesia setelah perpustakaan nasional). Tapi… namanya perpustakaan kampus pasti isi-isinya buku-buku tentang bahan kuliah. Masa nyari buku sastra di IPB, ga nyambung donk!!! Walaupun begitu sebenarnya enak sich di sono, tapi karena gw ada masalah kesehatan dengan ruangan ber-AC, jadinya jarang banget ke perpus termasuk perpus departemen Ilmu Komputer, AC lagi-lagi menjadi masalah (harap maklum.. wong deso.. jadinya ga biasa!) ? ? ?

Beli koran tiap hari (Senin-Jumat doank_kalo duit cukup, korannya Media Indonesia _khusus mahasiswa seceng doank!!). Alasan : di kosan baru jarang nonton tv. Dan emang untuk berita koran lebih bagus dan lengkap.

Kalo nyari buku biasanya (saat ini) gw nyari buku di Gramedia atau di Pondok Cina (murah sono). Bilangnya juga di Pasar Senin juga murah tapi belum nyoba... (buku kok dicoba!!!). Atau yang paling sering gw lakuin download eBook di internet. Gw ga ngerti nih apa termasuk pembajakan atau apa .. tapi kayaknya bajak!!!).

Sebenarnya gw udah sangat berusaha untuk tidak membajak, contoh dari pada foto kopi lebih baik beli aja bukunya, make OS Linux (tapi bermasalah, pake Windows XP tapi ada lisensinya__ IPB gitu lho), tapi setelah dihitung-hitung dari segi keuangan…. Ternyata susah!!!

Kesimpulan :

:: Kutipan dari wakepsek waktu SMP :
“Buku itu adalah guru yang paling sabar dan tidak pernah marah”.

Ayo, Bung, Non!! Mari tingkatkan budaya baca di negara kita!!! Read more...